Arsip untuk Juni 11th, 2008|Halaman arsip harian

Kuliahku

Metode Numerik

berikut adalah XLS dari tugas yang saya buat. Tugas ini diberikan oleh Bu Indar Kustiningsih S.T M.T.

Tugas Numerik

Fisika Dasar

Dosen : M Fakhruriza Pradana S.T.

berikut ini materi2 yang telah beliau berikan

under construction

Tarombo Nainggolan

Si Raja Batak mempunyai 3 orang anak yaitu: Guru Tateabulan(Ilontungon), Raja Isumbaon dan Toga laut. Dari Garis keturunan Guru Tateabulan lahirlah 7 orang anak dan 1 boru, salah satunya ialah Tuan Sariburaja. Kemudian Tuan Sariburaja mempunyai 3 orang anak dari pernikahannya dengan adiknya sendiri yaitu si Boru Pareme, salah satu anaknya yaitu si Raja Lontung. Dan si Raja Lontung punya 7 orang anak yaitu Sinaga, Situmorang, Pandiangan, Nainggolan, Simatupang, Aritonang dan Siregar.

Merunut tarombo(silsilah) maka Toga Nainggolan berada pada sundut(generasi) ke V.
Lalu Toga Nainggolan mempunyai 2 orang anak yaitu: Sibatu dan Sihombar pada sundut ke VI, Sibatu punya 2 orang anak yakni si Batuara dan Parhusip dan Sihombar punya 4 orang anak yakni Lumbannahor, Mogot Pinaungan, Lumbansiantar dan Hutabalian pada sundut ke VII.

Mogot Pinaungan di sundut ke X dan Mogot Pinaungan mempunyai 2 orang anak yaitu Tanjabau yang menjadi Lumbantungkup dan Datu Parulas Parultop menjadi Lumbanraja pada sundut ke XI.

Datu Parulas Parultop Lumbanraja mempunyai anak sebanyak 13 orang dari enam orang permaisuri, di sundut ke XII. Anak-anak dari Datu Parulas ialah sebagai berikut:
1.Pusuk (Siraja Pamalingan Guru Panuju).
2.Buaton(Mogot Kualu Darmahasi).
3.Mahulae (Tuan Ampir Sarma Hata).
4.Anak Gajut (Tuan Rangga)
5.Siboro(Note: hanya sebagian)
6.Si Raja Talutuk
7.Toga Sahata.
8.Sabungan Raja.
9.Raja Tinunjungan.
10.Tuan Baringin.
11.Guru Tinandangan
12.Raja Tomuan.
13.Raja Bonan Dolok.

dari berbagai sumber

oleh : Beny C Nainggolan Mahulae

memaknai hidup

Sulit mengetahui tujuan hidup sebenarnya. Bagaimana kita memaknai hidup, kalu tujuan hidup itu sendiri belum kita temui. Adalah pergumulan yang hebat ketika berbagai pertanyaan tentang hidup anda muncul di benak anda. “Tentang untuk apa saya ada di dunia ini?” , ” Kenapa saya dilahirkan di latar belakang keluarga saya yang seperti ini?” , “Mengapa saya ada di tengah bangsa yang seperti ini?” . Begitu banyak pertanyaan muncul yang tanpa sadar mengisi benak kita.

Sebenarnya, setiap kita telah memiliki jalannya sendiri, dan tujuan hidupnya sendiri. Tuhan telah mengatur setiap jalan anak-anaknya. Dan setiap kita memiliki tujuan yang harus kita capai. Menjadi tugas yang besar bagi kita untuk memaknai hidup itu dengan bertanggungjawab sampai tujuan itu tercapai. Memaknai hidup adalah sebuah hak, hak setiap manusia. Dan menjadi sebuah masalah ketika manusia tidak dapat memaknai hidupnya dengan benar.

Sesungguhnya kehidupan adalah anugerah yang besar,

namun dibalik semua itu, yang terbesar adalah rahasia setelah mati. Kehidupan yang kekal setelah mati. Dan menjadi tugas kita untuk membagikan Anugerah Kehidupan Kekal itu.

JBu